Ø MENUJU
BANGSA YANG BERKARAKTER
Membangun
Bangsa Berkarakter karakter bangsa terbangun atau tidak sangat tergantung
kepada bangsa itu sendiri. Bila bangsa tersebut memberikan perhatian yang cukup
untuk membangun karakter maka akan terciptalah bangsa yang berkarakter. Bila
sekolah dapat memberikan pembangunan karakter kepada muridnya, maka akan
tercipta pula murid berkarakter. Demikian pula sebaliknya. Kita faham Tuhan
tidak merubah keadaan suatu kaum bial mereka tidak berusaha melakukan perubahan
itu.
Lima
pilar karakter luhur bangsa Indonesia:
a)
Transendensi : Menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan yang maha Esa.
Dari kesadaran ini akan memunculkan sikap penghambaan semata-mata pada Tuhan
yang Esa.
b)
Humanisasi : Setiap manusia pada hakikatnya setar di mat Tuhan kecuali ilmu dan
ketakwaan yang membedakannya. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki
potensi
c)
Kebinekaan : kesadaran akan adanya sekian banyak perbedaan di dunia. Akan
tetapi, mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan, Persatuan
Indonesia
d)
Liberasi : Pembebasan ats penindasan sesama manusia. Karenanya, tidak
dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia.e) Keadilan : Keadilan
merupakan kunci kesejahteraan. Adil tidak berarti sama, tetapi proporsional.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Referensi : Prof.Drs.H.Sukiyat.SH.MSi