Ø PENYELENGGARAAN
PENDIDIKAN KARAKTER DI INDONESIA
Hakikat
Pendidikan Hakikat proses pendidikan adalah sebagai upaya untuk mengubah
prilaku individu atau kelompok agar memiliki niilai-nilai yang disepakati
berdasarkan agama, filsafat, ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan
pertahanan keamanan.
Hakikat
Pendidikan adalah kemampuan dalam untuk mendidik diri sendiri. konteks ajaran
islam hakikat pendidikan adalah mengembalikan nilai- nilai ilahiyah pada
manusia (fitrah) dengan bimbingan Al qur’an da assunnah (Hadits).sehingga
menjadi manusia yang berakhlaqul karimah (insan kamil).
Hakikat
Pendidikan dapat dirumuskan sebagai berikut
Pendidikan Merupakan proses interksi
Pendidikan manusiawi. merupakan usaha penyiapan Pendidikan meningkatkan kualitas subjek. Pendidikan berlangsung seumur hidup kehidupan
pribadi dan masyarakat.
Menurut
Prof. Richy dalam buku “Planing for Teaching and Introduction to Education”
Istilah pendidikan berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan
perbaikan kehidupan suatu bangsa (masyarakat) terutama membawa warga masyarakat
yang baru (generasi muda) bagi penunaian kewajiban dan tanggung jawabnya dalam
masyarakat. Pendidikan di Sekolah memegang peranan penting dalam proses sosialisasi
anak, walaupun sekolah merupakan hanya salah satu lembaga yang bertanggung
jawab atas Anak itu mengalami suasana
yang pendidikan anak. berbeda di Sekolah, ia bukan lagi anak istimewa yang
diberi perhatian khusus oleh ibu guru, melainkan hanya seorang di antara
puluhan murid lainnya di dalam kelas.
Kurikulum
Berkarakter Kurikulum pendidikan yang berlaku dalam persekolahan di Indonesia
telah mengalami berbagai penyempurnaan, terakhir dengan apa yang disebut
sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), yang merupakan implementasi
dari kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) (Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang sistem pendidikan nasional dan peratuaran pemerintah No.19 Th 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan).
Pendidikan
Melalui Keluarga Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang
pertama, karena dalam keluarga inilah anak pertama-tama mendapatkan didikan dan
bimbingan. Ada 2 macam :
1.
Perkembangan Fungsi dan Peranan Keluarga
2.
Tujuan Sosialisasi dalam Keluarga
Referensi : Prof.Drs.H.Sukiyat.SH.MSi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar